Uji daya aktivitas antelmintik perasan daun pala (Myristica fragrans houtt) terhadap cacing gelang ayam (Ascaridia galli) secara in vitro
Keywords:
Antelmintik, Cacing gelang ayam, Ascaridia galli, Daun pala (Myristica fragrans Houtt)Abstract
Antelmintik adalah obat yang dapat mematikan atau melumpuhkan cacing dalam usus manusia atau hewan sehingga cacing dapat dikeluarkan bersama dengan kotoran atau feses. Daun pala (Myristica fragrans Houtt) mengandung senyawa alkaloid, terpenoid, saponin, flavonoid, dan fenolik yang berkhasiat sebagai antelmintik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pengaruh perasan daun pala (Myristica fragrans Houtt) dapat mengakibatkan mortalitas terhadap cacing Ascaridia galli secara in vitro dengan konsentrasi 10%; 20%; dan 30%. Kontrol negatif menggunakan NaCl 0.9% dan kontrol positif menggunakan pirantel pamoat 0.5%. Cacing Ascaridia galli sebanyak 25 ekor dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan dengan pengamatan setiap 12 jam selama 36 jam pada inkubator dengan suhu 37⁰C. Setiap 12 jam sekali cacing Ascaridia galli yang sudah tidak bergerak dicelupkan pada air hangat dengan suhu 50⁰C, apabila setelah dicelupkan cacing kembali bergerak maka dinyatakan hanya mengalami paralisis, namun apabila cacing tidak bergerak lagi maka cacing tersebut dinyatakan telah mati. Perasan daun pala (Myristica fragrans Houtt) dengan konsentrasi 10%; 20%; dan 30% pasca inkubasi selama 36 jam dapat menyebabkan kematian. Hasil penelitian membuktikan bahwa perbedaan konsentrasi perasan daun pala menunjukkan perbedaan mortalitas, dimana persentase kematian terbesar berada pada konsentrasi 30% yaitu sebanyak 100% cacing mati dan disusul dengan konsentrasi 10%; dan 20% yaitu sebanyak 80% cacing mati. Kesimpulan, persentase kematian ini membuktikan bahwa perasan daun pala efektif berkhasiat sebagai antelmintik karena dapat mempercepat kematian cacing dengan perasan daun pala dibandingkan dengan NaCl sebanyak 60% cacing mati.
Downloads
Published
Versions
- 23-10-2024 (2)
- 22-10-2024 (1)
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Nelsa Arahma, Rini Handayani, Vonna Aulianshah, Noni Zakiah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




