Hubungan kepatuhan tenaga kesehatan gigi dan mulut dalam pencegahan infeksi silang dengan penggunaan alat pelindung diri (APD) di Poli Gigi Kabupaten Pidie

Authors

  • Maulida Rahmi Jurusan Keperawatan Gigi, Poltekkes Kemenkes Aceh, Aceh
  • Herry Imran Jurusan Keperawatan Gigi, Poltekkes Kemenkes Aceh, Aceh

Keywords:

Kepatuhan, Alat Pelindung Diri (APD), Tenaga Kesehatan

Abstract

Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) sangat penting dalam penanganan pasien dan harus sesuai Standard Operating Procedure (SOP) untuk mencegah resiko infeksi silang. Masa pandemi covid-19 kebutuhan APD meningkat akan tetapi ketersediaan di rumah sakit/puskesmas tidak mencukupi, tenaga kesehatan menyediakan secara swadaya untuk memenuhi kebutuhan APD. Tujuan penelitian mengetahui hubungan kepatuhan tenaga kesehatan gigi dan mulut dalam pencegahan infeksi silang dengan penggunaan APD di Poli Gigi Kabupaten Pidie Tahun 2021. Penelitian bersifat analitik, desain cross-sectional. Populasi yaitu 26 Puskesmas di Kabupaten Pidie, tenaga terapis gigi sebanyak 65 orang dan 18 dokter gigi. Penentuan sampel berdasarkan pertimbangan (purposive sampling) yaitu terapi gigi 24 orang dan dokter gigi 9 orang, total sampel yaitu 33 orang. Penelitian dilaksanakan di Poli Gigi Puskesmas Kabupaten Pidie, penelitian Tanggal 25 Mei 2021. Instrument lembaran kuesioner dan cheklist. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kepatuhan APD kategori tidak patuh berjumlah 20 responden (60,6%), Pemakaian APD kategori tidak lengkap berjumlah 23 responden (69,7%) Hasil uji statistik diperoleh p.Value 0,001 menunjukkan < α 0.05 Terdapat hubungan antara kepatuhan dengan penggunaan APD pada tenaga kesehatan di Poli Gigi Puskesmas Kabupaten Pidie. Kesimpulan kepatuhan APD kategori tidak patuh, pemakaian APD kategori tidak lengkap dan terdapat hubungan antara kepatuhan dengan pemakaian APD di Poli Gigi Puskesmas Kabupaten Pidie.

Downloads

Published

22-10-2024 — Updated on 22-10-2024

Versions

Issue

Section

Articles